Backpackeran ke Kawah Talaga Bodas Ketemu Piramida di Garut

By Rizal Abdillah - October 03, 2018

Backpackeran ke Kawah Talaga Bodas
Gruduk gruduk bunyi kereta melintasi rel,,,, tak lama bunyi sirine kereta api berbunyi (tettttttt tettttttt)

menandakan kereta akan berhenti di Stasiun Cipeundeuy, Garut. Hawanya dingin banget disini, baru tau ternyata stasiun ini berada di +772mdpl wah pantesan. Stasiunya kecil banget, berada di Desa Cikarag, Malangbong, Garut. Walaupun bangunan fisik stasiun ini mungil, tapi stasiun cipeundeuy ini bersih dan keren, walau agak serem dikit sih :O hehe.

Oh iya, kami berangkat malam ke garut dari Jakarta lewat Stasiun Pasar Senen. Sengaja memilih keberangkatan malam biar bisa tidur di kereta dan nekan budget buat penginapan selama perjalanan. Berangkat jam sembilan malam sampai di garut sekitar jam empat subuh.

Hari masih gelap, seturun dari kereta kami pun bingung untuk mencari tempat istirahat sejenak sambil menghangatkan diri. beruntunglah ada sebuah warung kecil di sekitar Stasiun Cipeundeuy, minumlah kami kopi hangat disini.

Waktu menunjukkan 04.30 WIB kami beranjak menuju ke arah Perumahan Cibatu Indah (BTN), rumah keluarga dari teman kami untuk beristirahat dan mengambil mobil yang kami sewa sehari di Garut. waktu itu kami berangkat menggunakan angkutan umum, yah lumayan jauh ada sekitar 30 menit dari Stasiun Cipeundeuy.

Beberapa kawan tertidur di angkutan umum, dan saya pun juga ikut terlelap. Tak lama angkutan berhenti dan sopir menurunkan kami di pinggir jalan yang tidak tahu dimana. Ternyata kami belum sampai di Perumahan Cibatu, karna angkutan umum jurusannya berbeda jalur.

Kami mencoba untuk melanjutkan dengan berjalan kaki bermodalkan google maps dari salah satu smartphone yang masih tersisa baterainya. Kata salah satu kawan kami si Dean lokasinya sih udah dekat.

Sekitar 30 menit kaki melangkah, dengan rute jalanan yang sedikit berbukit. Saya pun mulai lelah, beberapa teman juga merasakan letih dan kantuk. Tak sengaja bertemu dengan angkutan umum selanjutnya yang kebetulan arahnya melewati perumahan BTN. Ikutlah kami dengan angkutan tersebut.

Ternyata lokasinya masih sangat jauh beda dengan ucapan si Dean tadi hahaha, sekitar 20 menit kami baru nyampe menggunakan angkutan umum. Wah hampir saja kami berjalan kaki sejauh ini. Bisa-bisa kami malah tepar dan tidak sanggup melanjutkan perjalanan di Garut hari ini.

Sesampai di rumah keluarga Dean, Kami dihidangkan menu makanan nasi kuning buatan orang sunda yang tak kalah jauh dengan nasi kuning yang ada di Kalimantan hehe, serta gorengan yang kami sebut ote-ote dan segelas teh hangat. Setelah itu kami tidur sejenak untuk mengumpulkan kembali energi setelah berjalan kaki tadi.

Sambil beristirahat kami juga mengecek lokasi wisata yang akan kami tuju disana. Kami mengintip postingan @exploregarut di Instagram. Karna banyak banget pilihan wisata disini sampai-sampai kami bingung mau kemana. Akhirnya kami memilih untuk memulai perjalanan pertama kami ke objek wisata Kawah Talaga Bodas.

Sekitar 30 menit perjalanan dengan mobil bermodalkan google maps dan sesekali juga bertanya dengan warga sekitar. Wah viewnya keren banget selama perjalanan. Melintasi pedesaan, kebun sayur mayur, dan buah.

Sesekali bersapa dengan warga dengan sedikit kosa kata bahasa sunda yang baru saja kita pelajari walau masih kaku.

Bertanya dengan warga sekitar
Perkebunannya rapi-rapi yak

Adem kalo tiap hari ngeliat pemandangan seperti ini

Melewati pedesaan
Menyusuri perkebunan, jarang-jarang liat kebun gini.

Garut mah luas banget atuh...


Tampak desa dan kebun terlihat indah dari ketinggian. Juga Gunung Sadahurip begitu gagah yang juga sempat heboh karena berbentuk piramida di Desa Sakahurip, Garut. Menyempatkanlah kami berfoto bareng dengan gunung unik tersebut.

Gunung Sadahurip yang pernah viral karena berbentuk Piramid.

Masih bingung, siapa pengarah gaya foto diatas sampe dikasih ruang seperti gini wkk.

Perjalanan kami lanjutkan, sampailah di objek wisata Kawah Talaga Bodas tepatnya di Desa Sukamenak, Wanaraja. Talaga Bodas berarti danau putih, hal itu karna lokasinya yang memang berupa sebuah danau kecil di area bekas kawah dengan air belerang berwarna putih agak kebiruan. Terlihat juga masih ada aktivitas vulkanik berupa air panas dan belerang.

Untuk kesini, kalian bisa menggunakan mobil ataupun motor. Untuk mobil kamu hanya bisa sampai di pertigaan pos masuk ke objek wisata ini. Karena selebihnya jalanan agak rusak dan sempit bagi kendaraan roda empat. Tenang, disana ada kok penyewaan motor mulat dari Rp20.000,00 sekali pakai.

Sekitar 10 menit kami sampai di Kawah Talaga Bodas dari pos depan, wow pemandangan yang indah disini. Ada kolam pemandian air belerang yang punya banyak manfaat bagi tubuh. Namun, untuk berenang di kolam air belerang ini disarankan untuk tidak berlama-lama. 


Jalanan menuju Talaga Bodas
Pos karcis masuk Talaga Bodas
Mesti sewa motor karna jalanan ga disarankan buat kendaraan roda empat. Tapi kalo mau trekking silahkan yang penting siapkan fisik kalian yah

Keren ga sih viewnya. kalian gak pengen?
Kesalahan datang kesini adalah tidak membawa baju ganti.




Suasana sejuk dan tenang, jadi pengen berlama-lama disini. Tapi waktu udah menyuruh kami kembali menuju ke tempat wisata selanjutnya. Kalian juga bisa tonton kekonyolan kami dalam video vlog di Talaga Bodas ---> VLOG ANDRI DI TALAGA BODAS

Oh iya, perjalanan kami tentunya belum berakhir dan kami berlanjut ke Hutan Mati Papandayan.

Nah, cerita selanjutnya tentang papandayan akan aku bagikan di artikel setelah ini. Sampai jumpa di cerita selanjutnya...

#KawahTalagaBodas
#ExploreGarut

  • Share:

You Might Also Like

11 komentar

  1. tempat2nya indah2 dan keren tapi sayang gabisa kesana :') doakan saja supaya bisa kesana dan ketemu sama yg punya blog ini :D

    ReplyDelete
  2. Keren keren tempatnya,, kapan bisa kesana ya,, bagus juga untuk hunting photo,, tapi dompet ga mendukung :(

    ReplyDelete
  3. Gunung Sadahurip itu kayak bikin pake penggarisan ya, rapih banget berbentuk piramid hahahahaha

    ReplyDelete
  4. Kolam pemandiannya yang dibatasi tembok pendek terbuka itu ya? Pengkn nyemplung ke situ.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bener, soalnya terbagi yang dingin dan hangat gitu. cus nyemplung kak

      Delete
  5. wah baru tahu saat ke garut dulu gak kesini

    ReplyDelete
    Replies
    1. yah sayang banget yak. berarti garut memanggil kembali nih kak

      Delete
  6. semoga bisa kesana juga dan gk lupa bawa baju ganti kayak penulis hehehe :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha, bekal2 lainnya juga jangan lupa dibawa yak....

      Delete