Showing posts with label Makassar. Show all posts
Showing posts with label Makassar. Show all posts
Derasnya Air Terjun Bantimurung

Sulawesi tak pernah bosan untuk menunjukkan keindahan wisata alam nya. Kali ini saya mencoba untuk menghampiri salah satu kawasan objek wisata yang berada sekitar 30 km lebih dari pusat kota Makassar yakni Taman Nasional / Air Terjun Bantimurung di Kab. Maros, Sulawesi Selatan.  
Sebelum masuk di kawasan obyek wisata air terjun bantimurung ini, kita akan disambut dengan monumen kera, dan sederatan penjual souvenir khas bantimurung (Kupu-kupu yang di awetkan) dan warung/ kedai kopi serta makanan khas daerah.

Keindahan alam di kawasan taman nasional Bantimurung

Karst yang membentang di kawasan Bantimurung

Taman Nasional Bantimurung ini memiliki keunikan tersendiri, yakni karst-karst yang membentang air terjun ini, goa-goa dengan stalaknit dan stalakmit yang begitu menakjubkan yaitu goa batu dan goa mimpi, serta yang paling dikenal adalah kupu-kupu. 
Jembatan dan jalanan yang begitu sejuk dengan suasana alam

Tangga yang tinggi menuju ke puncak air terjun

Selain itu di kawasan ini juga tersedia gazebo - gazebo kecil untuk berkumpul keluarga, serta musholla. 
Derasnya air terjun bantimurung ini membuat para wisatawan dari anak-anak hingga orang dewasa begitu betah untuk terus berenang, atau bahkan hanya berendam. Di kawasan tersebut juga bahkan disediakan sebuah tempat peluncur.
Namun sayang, liburan kali ini saya hanya bisa memandang air terjun dengan sepintas tanpa menyicip air yang sejuk tersebut. Dikarenakan waktu dan cuaca ketika mengunjungi air terjun ini sedang tidak bersahabat maka saya hanya bisa memandang dan sedikit mengabadikan moment dengan kamera saya.

Untuk menuju kawasan ini kita perlu menggunakan sebuah kendaraan pribadi baik motor atau mobil. Atau bisa juga menggunakan kendaraan rental. Untuk tarif masuk bagi turis lokal seharga Rp25.000 sedangkan bagi turis asing sekitar Rp225.000 atau hingga Rp250.000 rupiah per orangnya.


Benteng Rotterdam Peninggalan Kerajaan Gowa Tallo

Makassar si kota daeng merupakan ibukota provinsi Sulawesi Selatan. Makassar merupakan kota metropolitan terbesar di kawasan Indonesia Timur yang mana pada masa lalu pernah menjadi ibukota Negara Indonesia Timur dan Provinsi Sulawesi. Makassar juga merupakan kota yang memiliki penuh sejarah, terdapat beberapa situs-situs sejarah yang masih berdiri hingga sekarang di tengah-tengah kota. Salah satu pahlawan dari Makassar adalah Sultan Hasanuddin yang dengan berani mengusir para penjajah. Oleh karena itu, ia mendapat julukan Ayam Jantan dari Timur. 

Jalan-jalan ke kota Makassar tentunya gak asing lagi dengan wisata kulinernya. Namun, kali ini kita coba ngulik ke wisata sejarahnya. Di Makassar kalian bisa mengunjungi beberapa tempat wisata bersejarah salah satunya adalah benteng kerajaan Gowa-Tallo yakni Fort Rotterdam. Benteng ini berdiri kokoh dan gagah di daerah kawasan Pantai Losari. Tepatnya menghadap ke arah laut selat Makassar.

Walaupun di sekitar bangunan benteng ini sudah banyak banget bangunan-bangunan tinggi menjulang. Tetapi benteng Rotterdam ini tetap terjaga dan terlestarikan dengan baik. Oleh karena itu, meski di hari biasa, benteng ini selalu di penuhi para wisatawan baik lokal maupun mancanegara.


Bentuk bangunan benteng yang khas dan unik. Pintu dan jendela yang besar memiliki fungsi tersendiri dan filosofi tersendiri pada masanya.

Pintu dan jendela yang berukuran besar pada benteng ini.

Bentuk bangunan benteng yang khas.
Terdapat beberapa tempat sarana edukasi di kawasan komplek benteng Rotterdam seperti Gallery Dewan Kesenian Makassar serta Museum La Galigo

Gallery Dewan Kesenian Makassar di komplek benteng Rotterdam.

Untuk kalian yang ingin mengunjungi benteng ini mudah banget. Karena berada di kawasan tengah kota tentunya ada banyak banget alternatif buat menuju benteng tersebut. Bisa menggunakan transportasi umum hingga pribadi. Dan kebetulan, saya menggunakan kendaraan umum berbasis online. Dan untuk masuknya gak perlu merogoh kocek yang mendalam. Kalian cuma wajib mengisi buku tamu dan biaya sukarela di pos depan masuk yang mana nantinya digunakan untuk perawatan benteng ini.

Pos depan masuk benteng Rotterdam.

So, apalagi yang ditunggu. Yuk jangan bosan buat ngulik sejarah-sejarah di tanah sekitarmu!