Selamat datang di Kampung Berseri Astra Karang Joang Balikpapan. Fotonya di lapangan kampung, depannya Puskesmas.

Gak melulu kampung itu selalu tertinggal. Di Balikpapan ada salah satu kampung yang menarik dan tentunya bikin anak kota jadi iri. Gimana tidak, warga disini jauh lebih mandiri dan anak-anaknya juga pintar-pintar.

Beberapa hari yang lalu, saya berkesempatan buat kembali mengunjungi Kampung Berseri Astra yang berada di KM.15 Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara. Sekitar 20 menit dari pusat kota, kampung yang dilintasi oleh proyek jalan tol Balikpapan - Samarinda ini ternyata banyak yang belum tau loh.

Kampung yang dibina oleh perusahaan Astra ini keren banget. Memasuki kampung ini, kita disambut oleh gerbang besar bertuliskan Kampung Berseri Astra, dengan dinding-dinding bewarna biru serta lukisan-lukisan menarik.

Sepintas kampung ini seperti kampung-kampung pada umumnya. Namun ketika kita menjelajah lebih dalam, kita akan menemukan banyak sekali cerita-cerita inspiratif. Berikut adalah 4 hal yang membuat kampung ini jauh dari kata ketertinggalan. Simak yah!


1. Ternyata warga disini sangat memperhatikan banget kesehatannya

Sehat-sehat yah bu, biar bisa main sama cucu.
Senam Lansia, Sehat Bersama Astra
Pengecekan Kesehatan Gratis
Hujan tidak menyurutkan para warga lansia disini buat mengisi waktu untuk memperhatikan kesehatannya, seperti melakukan gerakan masyarakat senam lansia dan pengecekan kesehatan gratis. Di ruang aula di SDN 026 Balikpapan Utara, para lansia terlihat bersemangat dan berkumpul menggunakan seragam berwarna biru. Mereka antusias sekali dengan adanya gerakan sehat bersama Astra ini.

Selain para warga lansia, anak-anak sekolah dasar juga diberikan susu gratis. Tampak mereka senang dan berebutan.


2. Warga di kampung sini senang sekali berkebun

Jajanan Sehat
Pisang rebus, Ubi, Kacang-kacangan. Jajanan sehat kaya akan serat dan protein.
Kerupuk dari sayur-sayuran yang dikeringkan.
Ketika kami berada di sekolah dasar ini kami ditawari berbagai jajanan sehat seperti kerupuk yang terbuat dari sayur, kemudian terdapat juga kacang rebus, ubi rebus serta buah-buahan. Jujur saja, menu jajanan gini jarang banget saya temuin di kota. Kebanyakan yang saya temuin ya jajanan mengandung micin hahaha.
Bazar buah dan sayur-sayuran.
Bahkan dikesempatan kemarin, warga membuka bazar sayur dan buah-buahan. Mulai dari buah belimbing, salak dsb. Harganya juga murah meriah loh. Usut demi usut ternyata warga disini memang senang sekali bercocok tanam di halaman depan dan belakang rumah loh.

Selain buah dan sayuran, warganya juga senang bercocok tanaman toga.


3. Gak melulu soal kebun, warganya juga punya usaha tekstil rumahan

Proses produksi kain majun

Namanya Bu Endah, salah satu pengrajin kain majun di Kampung Berseri Astra Karang Joang Balikpapan.
Walaupun memang lokasi kampung ini berada jauh dari kota, tapi mereka juga aktif membuka usaha tekstil kecil-kecilan di rumah masing-masing loh. Walau usahanya kecil-kecilan, tapi ternyata hasil yang mereka dapatkan sangat besar. Mereka memproduksi kain majun atau biasa dikenal dengan kain lap.

Dimana kain tersebut dijual ke perusahaan-perusahaan industri seperti Komatsu, dsb.

Di kampung sini terdapat sekitar 30 pengrajin kain majun. Harga yang dijual pun bervariatif mulai dari Rp3.000,- untuk berwarna dan Rp5.000,- yang putih.

Sekali dalam seminggu mereka harus menyetor hasil produksi mereka. Rata-rata satu pengrajin bisa menyelesaikan 15kg warna dan 5kg putih. Dimana, akan dikumpulkan dalam satu karung besar di Balai Pertemuan Bedeng. Sekarung bisa mencapai 50kg loh.

Kalo gini, jadi pengen kan punya mertua juragan majun haha :D


4. Fasilitas pendidikan buat anak-anak juga terperhatikan

Rumah Pintar dan Pusat Informasi Sahabat Anak menjadi tonggak pendidikan anak-anak di Kampung Berseri Astra ini.
Banyak buku-buku bacaan. Mulai dari buku pelajaran hingga buku dongeng yang edukatif.
Diskusi bareng seputar informasi rumah pintar oleh salah satu warga KBA.
Yang paling saya senangi di kampung sini, yakni fasilitas-fasilitas untuk pendidikan anak-anak begitu terperhatikan. Apalagi di era sekarang udah banyak fasilitas pendidikan yang mulai jarang diperhatikan, padahal pendidikan sangat penting bagi generasi sekarang.

Disini terdapat fasilitas Rumah Pintar dan Pusat Informasi Sahabat Anak. Ada banyak buku-buku bacaan, bahkan buku-buku dongeng hiburan juga lengkap. Sekarang mereka gak mesti jauh-jauh ke kota untuk mencari buku belajar.

Selain itu juga fasilitas komputer biar mereka dapat bersaing di tengah lajunya perkembangan teknologi dunia.

Gimana? tertarik buat mengintip Kampung Berseri Astra Balikpapan? yuk cobain menjelajah kampung yang inspiratif ini. Di ujung kampung terdapat pemandangan bonus buat kalian haha.

Jembatan Panjang DAS Manggar yang berada di ujung kampung ini. Jembatan ini berada di atas daerah aliran waduk manggar. Waduk ini merupakan salah satu pasokan kebutuhan air bersih dan minum bagi warga Kota Balikpapan.
View DAS Manggar
Semoga Kampung Berseri Astra menjadi inspirasi buat perusahaan-perusahaan lainnya untuk bisa ikut mencerdaskan dan memajukan perkampungan-perkampungan di Indonesia.

Bagaimana Cara ke Kampung Berseri Astra Karang Joang?

Dari pusat Kota Balikpapan, bisa ditempuh sekitar 20 menitan menggunakan kendaraan pribadi motor/mobil. Kalau mau lebih mudah dan praktis, bisa menggunakan transportasi online yang tersedia.

Atau untuk informasi lebih lanjut kalian bisa mengunjungi instagram kampung ini di @kba.balikpapan

#LFAAPABalikpapan

Xpresss air telah memberikan saya kemudahan dalam menyusuri hutan Kalimantan
Beberapa hari yang lalu saya merencanakan untuk menikmati festival budaya di Kampung Ujoh Bilang, Kabupaten Mahakam Ulu. Perjalanan dari Balikpapan cukup jauh dan melelahkan. Untuk menuju ke kampung tersebut, kami harus menyiapkan fisik yang fit untuk kesana.

Dari Balikpapan, kita bisa melalui jalur darat terlebih dahulu ke Pelabuhan Tering di Melak, Kabupaten Kutai Barat. Namun, perjalanan dari Balikpapan membutuhkan waktu sekitar kurang lebih 10 Jam lamanya. Sebenarnya cukup membosankan.

Otomatis saya harus menyiapkan setidaknya dua hari sebelum acara tersebut. Tapi, saya juga masih ada beberapa tugas-tugas di kota yg harus diselesaikan. Akhirnya saya memilih untuk melakukan perjalanan via udara, yakni pesawat Xpress Air Indonesia dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan ke Bandara Melalan Melak.

Perjalanan hanya membutuhkan waktu 35 menit saja. Dan ini juga pengalaman pertama terbang menggunakan pesawat kecil antar Kabupaten/Kota. Kalian bisa booking tiket pesawat Xpress Air Indonesia melalui traveloka.

Selain jalur darat dan udara, sebenarnya bisa melalui jalur Sungai Mahakam lewat Samarinda. Tapi sangat membutuhkan waktu yang jauh lebih lama lagi dari perjalanan darat. Dan ongkos pun juga lumayan mahal per orang, untuk kapal bisa 300-400 ribu dengan waktu perjalanan yang bisa sampai dua hari lamanya. Namun, katanya sih view selama perjalanan begitu keren.

Rabu, 24 Oktober 2018

Saya menuju ke Bandara Balikpapan dan memulai perjalanan menuju pedalaman Kalimantan Timur. Saya kira, penumpang pesawat di Xpress Air rute Balikpapan - Melak bakal sepi. Ternyata cukup banyak juga peminatnya. Rata-rata mereka semua adalah pekerja yang bermayoritas bekerja di tambang.

Pesawatnya cukup mungil, seatnya terbagi dua sisi dengan masing-masing 2 kursi disetiap sisi. Ada dua pramugari yang menyambut. Tidak begitu lama setelah masuk, pesawat pun mulai bergerak mundur untuk take off.

Oh iya, karna perjalanan hanya 35 menit. Jadi, makanan disini hanya wafer dan air gelas mineral. Jangan berharap ada menu Nasi Padang ataupun Nasi Kuning di pesawat hahaha.

View dari atas cukup menarik. Kita dapat melihat hutan-hutan Kalimantan yang hijau. Namun sayang, beberapa terlihat gundul akibat eksploitasi alam yang begitu besar dan berlebihan menurut saya. Jadi, mari kita jaga hutan-hutan kita. Gak mesti ke hutan, tapi dengan hemat energi kita sudah membantu mengurangi penggunaan bahan bakar fosil yang proses produksinya melibatkan proses eksploitasi alam yang begitu parah.
Terminal Keberangkatan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan. Bandaranya keren, minimalis jangan kaget yah kalo kalian nemu burung-burung terbang disini.

Ruang tunggu keberangkatan di Gate 11 dekat sama tempat ngopi dan bioskop bandara.



Pesawat Xpress Air sedang menurunkan penumpang
Antri yah masuknya jangan berebutan, kursi gak lari kok.

Tidur lelap dengan nyaman.

Melihat luasnya Kalimantan dari ketinggian


Terima Kasih
Bandara Melalan, Kutai Barat.
Tidak lama pesawat Xpress air landing di Bandara Melalan Melak. Mulus banget pendaratannya :D. Setelah mencoba rute Balikpapan - Melak. Saya akan kembali mencoba rute lain dari Xpress Air ini di kepulangan perjalanan saya yakni rute Melak - Samarinda sekalian pengen ngeliat Bandara APT Pranoto Samarinda yang baru saja diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo ketika saya sedang berada di pedalaman Kalimantan Timur.

Berikut highlight Bandara APT Pranoto Samarinda

Sambil pamer topi baru khas dayak di depan Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto

Di dalam ruang kedatangan Bandara APT Pranoto


Karena lokasi Bandara APT Pranoto jauh dari kota. Tepatnya berada di jalan poros Samarinda - Bontang. Jarak dari Bandara ke Kota sekitar 45 Menit. Disini terdapat fasilitas Bus DAMRI dengan tarif sekitar 40 ribu rupiah. Busnya nyaman dan dingin, kemarin pas banget dapat yang lagi sepi.



Gimana, menarik buat menjelajah Kalimantan Timur dengan jalur udara? semoga Kalimantan Timur terus terhubung dengan akses-akses transportasi yang murah dan cepat.

#ExploreBorneo
#XpressAirIndonesia
#AngkasaPura






Lagi jalan-jalan di Balikpapan? dan lagi nyari kulineran?

Di Balikpapan, kamu bisa menyantap hidangan Coto Makassar di pinggir pantai sambil menghadap Selat Makassar. 

Kenapa banyak banget penjual coto di Balikpapan? kan ini Kalimantan bukan Makassar? yap pertanyaan yang selalu saya temukan pada para pelancong, pekerja yang sedang berada di kota minyak ini.

Balikpapan adalah salah satu kota di Kalimantan Timur, dimana disini mayoritasnya adalar warga pendatang baik suku Banjar, suku Bugis, suku Batak, suku Sunda, suku Bali, dll. Itulah mengapa Balikpapan banyak sekali macam-macam kuliner yang dapat kita temukan di pinggir jalan.

Berbicara tentang Coto Makassar di Balikpapan, saya memiliki langganan tersendiri. Yakni Coto Makassar H. Judding yang berada di Pasar Blauran, Klandasan. Lokasinya berada agak tersembunyi di belakang dan dekat dengan bibir pantai. 

Sebenarnya banyak hidangan coto disini namun dengan ragam brand pula. Mulai dari Coto Makassar H. Judding, H. Kasim dll.

Untuk menyantap Coto Makassar H. Judding kamu hanya perlu mengeluarkan ongkos Rp25.000,-/porsi udah sama es teh dan ketupat sepuasnya. Kalian bisa memilih pilihan daging, campuran atau pilihan selera masing-masing. 

Untuk rasa cukup nikmat di lidah saya, tapi di beberapa teman saya yang pernah menikmati coto ini mungkin agak terasa hambar. Tapi kalian bisa kok meminta garam atau penyedap rasa untuk menambah rasanya.

Untuk kesini kalian bisa menggunakan transportasi online, angkutan umum. Karna berada di pusat kota Balikpapan, sayang sekali jika kamu melewatkan Coto Makassar yang sudah sangat legendaris di kota ini.

Berikut adalah foto-foto Coto Makassar H. Judding.

Selera saya adalah campuran (daging, hati, paru, usus)

Ketupat sepuassnyaaaaaaaa

Ketupat sepuassnyaaaaa

Waktu yang pas menikmati coto Makassar dan es teh adalah di siang bolong.

Lokasi yang berada di pinggir pantai

Menikmati sambil menghadap selat Makassar

Gimana? tartarik buat menikmati coto Makassar di Pasar Blauran, Klandasan, Balikpapan? mari cicipi..


Salah satu bangunan musholla yang berada di kampung warna warni Pasar Baru Balikpapan.


Kamu lagi nyari spot selfie asik di Balikpapan?
Atau kamu lagi transit di Balikpapan, dan gak punya banyak waktu ke tempat-tempat wisata yang ada di kota minyak ini?

Sekarang, kamu bisa mengunjungi spot baru buat selfie di tengah kota tanpa perlu jauh-jauh ke pinggir kota. Tentunya gak banyak makan waktu untuk perjalanan kesini.

Di Kawasan Pasar Baru Balikpapan, terdapat spot selfie yang instagenic banget. Dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan lokasinya sekitar 20 menit untuk kesini. Kampung tematik ini sebelumnya sudah ada di Kawasan Manggar namanya Teluk Seribu.

Namun tidak mau kalah, warga di kawasan Pasar Baru RT.32, Kecamatan Balikpapan Kota juga mengemas kampung mereka menjadi kampung warna warni atau mereka sebut kampung pinisi. Berada di pinggir pantai dan dihimpit oleh bangunan tinggi Grand Sudirman Balikpapan, kampung ini menjadi tempat favorit baru bagi wisatawan lokal maupun luar kota.

Untuk masuknya, kalian gak ditarifin tiket masuk loh. Tapi ada kotak yang terbuat dari sampah kaleng yang sengaja dibuat dan dijadikan kotak sukarela buat wisatawan yang ingin berdonasi terhadap kelestarian kampung ini.

Disini banyak warteg-warteg kecil yang berdiri untuk mengisi perut setelah berkeliling di kawasan kampung warna warni Pasar Baru. Banyak juga gambar-gambar 3D yang menarik disini. Anak-anak kecil yang lucu menyambut kalian dengan bahagia.

Tapi sayangnya, yang bikin kurang srek dipandang adalah banyaknya jemuran-jemuran pakaian milik warga yang dijemur di depan rumah.

Buat kalian yang ingin kesini bisa datang kapan saja, tapi saran sih mending datang di pagi hari dan sore hari. Karna waktu yang pas buat menikmati matahari terbit dan matahari tenggelam di pinggir pantai di kawasan kampung ini.

Berikut Potret Kampung Warna Warni di Kawasan Pasar Baru Balikpapan

Kampung warna warni di Kawasan Pasar Baru, Balikpapan
Aliran sungai

Blok perjuangan ...

Banyak poster edukatif disini ...

Main ular tangga ...

Bahagia ...


Om, fotoin nah ...

Tanaman Toga milik warga sekitar

Lidah Mertua


Ada musholla unik disini




Berada di pinggir pantai tengah kota.

Kain siapa yah ini? kok serasi banget ...

Dihimpit bangunan tinggi

Banyak warteg mini. Yang punya warteg naruto.

Kaleng Donasi ... sempatkan berdonasi yah biar kampung ini tetap lestari.

Mari mampir makan kerupuk ...


Kios organic, tapi kemasan jualannya masih menggunakan plastik. Bisa jadi sampah kemasan plastiknya di daur ulang oleh pemilik kaos ini :P