Showing posts with label Journey. Show all posts
Showing posts with label Journey. Show all posts
via. beritagar.id
Indonesia sedang mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu sumber devisa negara yang besar. Banyak daerah-daerah di Indonesia yang mulai membangun daerahnya menjadi tujuan wisata yang menarik, salah satunya adalah Pulau Kalimantan. Tidaklah sulit untuk mengunjungi Kalimantan. Banyak maskapai penerbangan yang menawarkan rute ke Kalimantan. Berwisata di Kalimantan pun juga semakin mudah dengan Pesawat Kalstar yang menghubungkan banyak kota di Pulau ini.

Kalimantan adalah pulau terbesar di Indonesia, yang sebagian besar wilayahnya merupakan kawasan hutan hujan tropis. Karena itulah, pulau ini dicanangkan sebagai salah satu paru-paru dunia. Tapi, tahukah kamu, jika Kalimantan ternyata juga menyimpan banyak potensi wisata berkelas internasional. Sebut saja Pulau Derawan yang menjadi unggulan wisata Pulau ini. Namun tidak hanya itu, masih banyak tempat-tempat eksotis lainnya di Kalimantan yang akan membuat liburanmu semakin asikkk. Apa saja? yuk simak!

Tugu Khatulistiwa

via. infobudayaindonesia.com
Seperti yang kamu tahu, kota Pontianak dilalui garis equator yang biasa kita sebut dengan garis khatulistiwa. Karena itu, di kota ini lalu dibangun Tugu Khatulistiwa pada tahun 1928 sebagai penandanya. Selama berdirinya, tugu ini mengalami beberapa kali penyempurnaan. Jika kamu ingin melihat tugu yang mengandung nilai seni dan sejarah ini, kamu bisa menggunakan pesawat Kalstar dan langsung mendarat di Bandara Internasional Supadio Pontianak.

Taman Nasional Tanjung Puting

via. poral.eu

Taman Nasional ini terletak di Kalimantan Tengah yang merupakan kawasan konservasi satwa Orangutan. Banyak Orangutan diselamatkan di kawasan ini karena terancam akibat pembabatan hutan. Kamu bisa memasuki hutan bersama para ranger untuk menjumpai Orangutan di habitat aslinya dan memberi mereka makan. Tidak hanya pusat rehabilitasi, taman nasional ini juga merupakan pusat penelitian yang berkaitan dengan Orangutan dan ekosistem di kawasan ini yang meliputi hutan mangrove, hutan rawa air tawar, hutan pantai dan hutan tropika dataran rendah.

Danau Sentarum

via. enjoydanausentarum.com

Danau ajaib ini terletak di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Kenapa disebut ajaib, karena danau ini hanya muncul saat musim hujan. Jadi, kamu perlu menjadwalkan waktu yang tepat jika ingin melihat danau ini. Tapi jika kamu berkunjung saat musim kemarau, tak perlu kuatir kamu tetap bisa menikmati pemandangan hutan dan padang dengan sedikit air yang terlihat seperti kubangan. Danau ini terletak di antara pegunungan dan merupakan sumber air bagi aliran sungai Kapuas.

 Bukit Bangkirai

via. gulalives.co

Di kabupaten Kutai Kertanegara masih banyak ditemui hutan hujan tropis dengan kontur alamnya yang menarik. Di kabupaten ini terdapat kawasan ekowisata bernama bukit Bangkirai yang namanya berasal dari nama pohon besar Bangkirai yang  berumur lebih dari 150 tahun. Terdapat jembatan panjang yang menghubungkan pohon-pohon Bangkirai ini. Karena terletak pada ketinggian, tempat ini bisa menguji adrenalinmu saat meniti jembatan yang bernama Jembatan Tajuk sambil menikmati pemandangan hutan hujan tropis yang masih alami. Kamu bisa memilih jalur udara untuk menuju tempat ini. Dengan pesawat Kalstar kamu akan terbang menuju Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, dan melanjutkan dengan perjalanan darat kurang lebih sekitar 1 jam.


Pulau Beras Basah

Kota Bontang yang terkenal sebagai kota industri ternyata menyimpan pesona wisata yang indah. Di daerah lepas pantai di kota ini terdapat pulau kecil bernama Pulau Beras Basah yang mempunyai pasir putih pada pantainya. Jangan tanya keindahannya, kamu akan terkesima dengan panorama senja di pulau ini. Dari Pelabuhan Tanjung Laut, pulau ini bisa dicapai dengan berkendara dengan kapal selama 45 menit. Jika kamu ingin menginap, persiapkan perbekalan dan tenda, karena disini belum tersedia tempat penginapan ataupun tempat makan. 

Gimana, masih ragu buat mengunjungi Kalimantan nan eksotis ini? yuk atur jadwal liburanmu dan pilih penerbangan kalian bersama Kalstar dan rasakan pengalamanmu menikmati alam Kalimantan.

Keep Explore Boskuuu...
Edu Trip Bareng Citizen Journalist Academy di Pertamina Balikpapan.
Jam menunjukkan pukul 08.10 dan artinya 20 menit lagi bakal terlambat buat ke TBBM Pertamina RU V Balikpapan. Mau ndak mau harus membagi waktu 5 menit buat mandi dan 10 menit buat otw.

Dan akhirnya…. Sampai di tujuan walau agak telat. Tapi ternyata, keterlambatan saya gak berbuah petaka karena masih sedang menunggu koordinator dari Pertamina yang ternyata udah siap di tempat lain. Artinya rombongan kami (CJA) salah tempat buat Muster Point.

Setiba di kantor yang sebenarnya tempat yang dituju, beberapa oil engineer memberikan sedikit edukasi tentang TBBM dan Depot LPG yang merupakan tempat yang bakal kami singgahi di Pertamina Balikpapan ini. Beberapa pembahasan tentang produk Pertamina juga di bahas seperti Bright Gas.

Tak lama setelah pemberian materi edukasi, saya dan rombongan bersiap-siap menggunakan APD/PPE sebelum mengunjungi lokasi unit operasi TBBM dan Depot LPG. Mulai dari Safety Helmet, Rompi Visitor, hingga Sepatu Safety guna memberikan keselamatan bagi kami ketika berada di lokasi beresiko tersebut.

Handphone juga disimpan di kantor namun kamera tetap boleh dibawa asal tidak menggunakan flash kamera. Penggunaan flash kamera dapat memicu terjadinya percikan api.

Penggunaan Kamera Diperbolehkan Asal Tak Menggunakan Flash.
Unit Operasi TBBM Pertamina Balikpapan
Salah satu fasilitas pompa di TBBM Balikpapan. 

TBBM Balikpapan sendiri merupakan Terminal BBM yang akan mengisi BBM ke mobil-mobil tangki yang mana akan didistribusikan ke berbagai lembaga penyaluran seperti SPBU dan sejenisnya.

Edukasi di Unit Operasi Bersama Oil Engineer
Oil Engineer memberikan edukasi langsung di lokasi unit operasi Depot LPG. Kawan-kawan CJA juga menyimak setiap informasi yang diberikan, karena akan menjadi tugas teman-teman CJA untuk membuat artikel di liputan 6.



Lokasi di Depot LPG
Depot LPG di Pertamina Balikpapan ini berdiri sejak 1993, merupakan tempat penimbunan dan pengisian gas LPG yang akan didistribusikan nantinya ke berbagai daerah di Kalimantan Timur maupun Utara.

Citizen Journalist Academy Balikpapan - Tim Penulis, Videogrepe dan Public Relation
Dengan kunjungan CJA Balikpapan ke Pertamina Balikpapan merupakan kesempatan buat mengenal dan menceritakan tentang Pertamina ke masyarakat luas khususnya generasi Millenial melalui karya tulisan maupun video.

Selain itu juga mengajak masyarakat untuk peduli akan pentingnya hemat energi dari sekarang dan dari diri sendiri untuk kehidupan hari ini dan yang akan datang.

Tonton keseruan kami di video ini ... check it out !!!



#EnergiMudaBalikpapan
#EnergiMudaPertamina
Gambar Pantai Bara Bulukumba

Akhirnya perjalanan dari pantai ke pantai pun udah bikin kulit luar lebih gelap dari biasanya. Dan kini tibalah di surga terakhir perjalanan saya di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan yakni di Tempat Wisata Pantai Bara Bulukumba.

Nih pantai paling favorit banget di Kabupaten Bulukumba. Selain karena banyak turis asing atau bulenya di pantai haha, pantai ini ternyata masih sepi banget dibandingkan Pantai Tanjung Bira yang udah ngehits duluan di kancah dunia per-travelling-an tsahhh. Padahal lokasi Pantai Bara Bulukumba ini bersebelahan pas dengan Lokasi Pantai Tanjung Bira Bulukumba.

Desiran pantai dengan pasir putih yang empuk banget buat tiduran ini, udah banyak berdiri tempat penginapan pantai bara bulukumba atau biasa disebut homestay. Kebanyakan sih turis-turis asing yang menginap disini.

Diseberang pantai ini ada pulau kambing, katanya sih juga bagus dan punya spot diving yang tidak kalah keren dennen spot-spot diving yang ada di Bali hehe.

Daripada omong kosong, yuk ngiler bareng ngintip keindahan yang mempesona dari Pantai Bara ini.

Yuhuu... coba liat gradasi warna laut di Pantai Bara Bulukumba. Indah banget gaezzz...

Ada ayunan nih gaez, spot foto buat yang pengen baper-in orang-orang haha

Pasir di Pantai Bara halus dan putih banget. Bebatuan kapurnya juga gak kalah.

Mister X lagi nikmatin pantai Bara juga nih.

Karena keindahannya dan masih alami banget, pantai ini jadi tempat favorit para traveller luar buat berjemur.

Gazebo-gazebo di pinggir Pantai Bara.

Warung kecil di sekitar pinggir Pantai Bara.

Buat yang pengen honey moon cocok banget nih disini. Terdapat resort-resort mewah di sepanjang Pantai Bara.

Aksesnya:

Lokasi menuju Pantai Bara ini pun mudah, bisa melalui kendaraan roda dua bahkan roda empat. Sebelum masuk ke gerbang Pantai Tanjung Bira. Kalian bakal bertemu dengan pertigaan, lalu belok kearah kanan. Terus lurus dan jangan belak belok lagi yak, karena sekitar kurang lebih 20 menitan bakal ketemu dengan Pantai Bara Bulukumba ini. Jalanannya pun masih agak berbatu-batu gitu tapi yah gak bakal nyesel deh kalo sudah sampai di Pantai Bara ini.

Tenang, kalian juga jangan khawatir kesasar, karena juga sudah tersedia petunjuk jalannya.

Sedikit saran mungkin jika kalian bener-bener merasakan feel dari pantai ini bisa mengunjunginya di hari-hari biasa. Suasana sepi dan alami buat liburan kalian di Pantai Bara makin berkualitas. Cocok juga buat yang hobi solo travelling.

Gimana? Masih ragu dengan Bulukumba? So keep explore and keep clean kawan-kawan :D
Pantai Tebing Marumasa, Mengapa Harus Berhenti di Pantai Ini?


Setelah Apparalang, Bulukumba juga punya pantai tebing lainnya yang mempesona. Pantai Marumasa, sebuah pantai yang gak jauh dari pantai Tanjung Bira. Tapi emang sih, yang bikin asyik travelling di Bulukumba ini selain keindahan dan keramahan warganya yakni lokasi wisata pantainya yang gak jauh-jauh amat. Pantai disini pun masih banyak yang terbilang baru di eksplore. Bahkan, ada beberapa pantai yang masih dikelola sepenuhnya oleh masyarakat sekitar. Salah satunya adalah pantai Marumasa ini

Nah, apa aja sih yang bikin kalian terpesona dan wajib buat ngenikmatin pantai Marumasa ini? Yuk simak 3 alasan mengapa kamu mesti nikmatin Marumasa:

1. Keindahan Gradasi Warna Laut



Nah, ini nih yang bikin mata segar kalo ke Marumasa. Yap gradasi warna laut yang indah banget dan masih benar-benar perawan. Bahkan terumbu karang pun masih bisa diliat dari kejauhan. Cocok banget buat snorkeling.


2. Pasir Putih dan Tebing yang Menawan



Udahlah, gak kecewa pokoknya kalo ke Marumasa. Pasir putihnya halus banget cocok buat tidur-tiduran atau santai-santai. Tebingnya pun menawan banget dan lumayan lah buat olahraga dikit-dikit



3. Spot-spot Foto Keren yang Dibuat Langsung oleh Pemuda Bulukumba




Marumasa makin top deh, selain alamnya yang masih perawan dan indah. Ternyata, masyarakat sekitarnya khususnya anak-anak muda Bulukumba menjadikan Marumasa makin menarik. Salah satunya adalah membuat spot-spot foto unik dan keren. Cuma 5000 kalian bisa menggunakan spot-spot foto kece ini. Uniknya, mereka membuat spot-spot foto ini sebagiannya berasal dari limbah-limbah botol dan kaca. Keren yahhh
.

Gimana? masih ragu? apa ditunggu, langsung sudah ke Marumasa, Bulukumba Sulawesi Selatan.

Keep Explore bosku...
Tanjung Bira, Menu Utama Travelling ke Bulukumba.

Tanjung Bira... tepi laut. Siapa suka boleh ikut. *eh salah lagu

Bulukumba, kabupaten yang pantainya gak abis-abis bosku. Traveling ke Bulukumba memang gak bakal lengkap kalo gak menyicipi menu utama yakni Pantai Tanjung Bira. Sebuah pantai yang berada di ujung selatan pulau sulawesi yang menawarkan eksotisme keindahan yang sangat mempesona. Pantai Tanjung Bira ini terletak di ujungnya selatan pulau Sulawesi ini, berada tepat di Kecamatan Bonto Bahari. Udah rame banget sih untuk ukuran pantai yang ada di Bulukumba. Beberapa resort penginapan mewah dan standard udah banyak berdiri di kawasan ini.

Jejeran penginapan di Tanjung Bira. Cocok nih buat yang honey moon.
Cekrekk dikit di depan pintu masuk resort Balatoa instagenic soalnya haha.
Penginapannya keren loh bosku di pinggir pantai. Apa ndak nganu kamu yakan haha.

Pantai Tanjung Bira memiliki pasir putih yang sangat lembut dan perpaduan gradasi warna biru laut semakin membuat pantai ini makin aduhay bosku. Tanjung Bira udah terkenal banget sampe di mancanegara. Beberapa turis asing terlihat di sepanjang pantai ini. Ada yang berjemur dan bahkan snorkeling. Di sini kalian bisa memesan kapal juga loh buat menyebrang ke pulau seberang yakni Liukang Loe yang terkenal dengan keindahan bawah lautnya juga. Beberapa penyewaan diving juga udah banyak tersebar disini.

Pemandangan pantai dengan kapal-kapal kecil yang siap mengantarkan turis menyebrang ke pulau sebelah
Baca dulu sebelum nyebur yah...
Kios oleh-oleh juga berjejer di pintu masuk Pantai Tanjung Bira. Setiap sudut dari pantai ini keren banget deh.

Murah-murah loh bosku.
Ada yang pencinta gelang?
Udahlah, gak lengkap banget travelling kalian ke Bulukumba kalo gak nyicipin Tanjung Bira. Keep Explore bosku.

Salam Adventure
Desa Lembanna, Malino, Sulawesi Selatan.
Masih belum banyak yang mengenal Lembanna. Sebuah desa yang sejuk, tenang dan damai. Desa yang berada di Kec. Malino, Kab. Gowa, Sulawesi Selatan ini berada tepat di kaki Gunung Bawakaraeng. Sebuah gunung yang terkenal dengan cerita mistisnya. Namun, kehadiran saya tentunya bukan buat mendaki gunung ataupun memburu cerita mistis tersebut loh bosku. Melainkan hanyalah mengintip sedikit kehidupan masyarakat di Desa Lembanna. Lembanna juga merupakan lokasi start point para pendaki Gunung Bawakaraeng.

Tugu Pendakian Gunung Bawakaraeng di Lembanna.
Perjalanan menuju desa lembanna memang agak menyulitkan saya dan teman-teman, yang kebetulan menggunakan kendaraan mobil untuk menyapa desa yang sebagian besar masyarakatnya bercocok tanam. Jalanan yang sempit, berlika liku, tanjakan dan turunan menjadi makanan saya dan teman-teman di sepanjang perjalanan. Namun di sepanjang jalan tersebut, masyarakat menyambut kami dengan senyuman yang begitu ramah yang juga kebetulan sedang melakukan gotong royong membersihkan jalanan.

Halo selamat datang mas...


Setelah melewati jalanan tersebut sekitar 15 menit-an dari jalan poros Malino-Makassar. Giliran hamparan perkebunan dan hutan pinus menyambut kedatangan kami. Tampak beberapa petani sedang mengumpulkan hasil panen mereka.




Disini ada tomat, daun bawang dan sayur-mayur lainnya. Hasil perkebunan di Desa Lembanna ini nantinya akan di kirim ke Pulau Kalimantan sebagai pasokan pangan. Wah ternyata, disini nih asal sayuran yang kita (*anakkalimantan) makan loh bosku

Sekolahan di tengah hamparan kebun dan pohon pinus.

Perkebunan sepanjang kiri kanan jalan
Masjid di Desa Lembanna
Tak hanya perkebunan. Pemandangan hutan pinus di Lembanna juga berdiri dengan tinggi, kokoh serta berjajar sangat indah banget dehh. Tampak beberapa pendaki juga sedang melakukan kegiatan camp di kawasan hutan pinus ini. Wah jadi pengen camping juga, tapi waktunya gak sempat.

Ambil posisi dulu ah. Cekrekkkkkk

Pinusnya dempet-dempetan nih...
Nyari bunga desa dulu ah
Jadi pengen ikutan camp
Jadi gimana bosku? Sayang banget kan kalo trip ke Malino gak mampir ke Desa Lembanna yang benar-benar sejuk loh. Tapi sayang banget kali ini cuma bisa sebentar doang di desa ini. Padahal di desa ini juga ada air terjunnya loh. Jadi nunggu apalagi? angkat sudah kopermu dan jelajahi Desa Lembanna.

Keep Explore Bosku...
Tebing Menjulang di Pantai Apparalang, Bulukumba.
Bulukumba emang udah mempesona banget dari dulu. Banyak pantai-pantai keren yang masih perawan. Bahkan, keindahan alam pantainya udah dikenal hingga ke mancanegara. Makanya, jangan heran kalo travelling ke Bulukumba bakal nemu para traveller-traveller dari luar negeri. Karena perpaduan warna laut yang indah, wisata bawah lautnya yang keren dan juga pasir putih pantainya yg super mulus ngebuat Bulukumba benar-benar perfect.

Beberapa pantai di Bulukumba masih dibilang baru di mata para traveller. Oleh karena itu, beberapa pantai masih dikelola oleh masyarakat sekitar itu sendiri. Salah satu pantai yang masih terbilang baru dan masih agak sepi di Bulukumba adalah Pantai Tebing Apparalang. Sebuah pantai yang menawarkan keindahan perpaduan warna laut yang indah dengan tebing-tebing yang menjulang tinggi dan bebatuan karang-karang yang besar. Katanya sih banyak yang bilang pantai ini mirip dengan pantai yang ada di Raja Ampat. Sebelumnya, Pantai Apparalang Bulukumba sempat ditutup loh dan kini udah dibuka lagi bosku.



Tinggi Kebangetan Tebingnya

Pantai ini berada di Desa Ara, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba. Aksesnya pun gak susah-susah amat bosku, sudah ada arah panah untuk menuju lokasi tersebut. Lebih jelas bisa liat di maps atau bahkan bertanya dengan masyarakat sekitar. Bisa dilalui oleh kendaraan roda dua bahkan empat. Namun, jalanan masih tanah dan berbatu walau sedikitnya udah disemenisasi.

Di kawasan pantai ini udah ada beberapa toko-toko cinderamata yang berdiri di dekat pintu masuk Pantai Apparalang.

Toko-toko penjual oleh-oleh khas Apparalang dan makanan minuman.
Beberapa gazebo juga udah tersedia di pantai tersebut. Namun, belum ada penginapan di sekitar pantai ini. Kalian bisa mendirikan tenda sendiri di Pantai Apparalang di bawah langit yang bertaburan bintang pada malam hari.


Bagi pencinta adrenaline cocok banget nih dengan Pantai Apparalang. Kalian bisa loh ngelakuin cliff jumping. Pokoknya semua hal bisa dilakuin deh di pantai tebing Apparalang ini. Salah satunya cara saya, tidur-tiduran di atas jembatan kayu sambil dengerin suara ombak yang berisik hehe.

Tidur-tiduran di atas jembatan kayu enak banget nih
Ahhh udahlah journey story di Pantai Tebing Apparalang kali ini. Pokoknya nyesel deh kalo ke Bulukumba gak ke pantai ini.

Jadi gimana? masih ragu buat explore ujung selatannya sulawesi? Apalagi yang ditunggu, yuk langsung gercep ke destinasi ini yah bosku. Keep Explore dan tetap jaga kebersihan bosku!!!